Dalam sebuah riwayat Rasulullah SAW pernah bersabda:
Sesungguhnya fitnah kekayaan itu lebih aku takuti atas kalian dari pada fitnah kemiskinan. Kalian telah mendapati fitnah kemiskinan dan kalian cukup sabar menghadapinya. Sedangkan fitnah dunia ini, ftnah kekayaan terasa begitu manis dan menyenangkan sehingga kita bisa lupa diri selamanya. Ketakutan akan fitnah dunia ini juga dirasakan oleh para sahabat, salah satu dari mereka adalah Salman Alfarisy, suatu saat Salman dikunjungi oleh Sa’ad bin Abi Waqash lalu ia menangis, Sa’ad berkata saat itu, apa yang membuatmu menangis? Engkau telah bertemu dengan para sahabatmu dan akan mendatangi telaga Rasulullah dan Beliau pun ridha padamu saat terakhir kehidupannya, Salman menjawab: Aku menangis bukan karena takut mati atau tamak pada dunia, tetapi karena janji yang telah Rasulullah ambil dari kita dengan Sabda beliau :
Hendaklah kalian mengambil di dunia ini seperti sekedar perbekalan seorang pengembara
Dan sekarang ini barang-barang di rumahku begitu banyak, Subhanallah Salman, Ya Salman padahal tiadalah barang di rumahmu kecuali tempat cucian pakaian yang tidak seberapa harganya, tetapi engkau begitu takut kelak jatuh dalam hidup yang berlebihan lalu bagaimana dengan kami ini?
Rasanya kita perlu merenung tentang persepsi kita terhadap dunia ini..karena sadar atau tidak sering kali kesedihan yang hadir dalam hidup kita banyak disebabkan oleh kekurangan dan fitnah dunia ini sedangkan kita sering lupa bekal untuk akhirat kita.
Wasiat Anda