Oleh: zozon | Oktober 25, 2007

MBA Bidang Manajemen Energi

Jakarta (Indo Pos: (05/04/07) KALANGAN eksekutif yang menggeluti bidang pengembangan energi dapat lebih meng-up date ilmunya. Pasalnya, telah dibuka program baru Executive MBA in Energy Management yang merupakan kerjasama Sampoerna School of Business and Management dengan Institut Teknologi Bandung. Program yang merupakan salah satu bagian spesifik dari Industry Spesific Executive MBA atau ISEMBA ini diluncurkan di gedung Sampoerna Strategic Square, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Turut hadir dalam peluncuran tersebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Dr Purnomo Yusgiantoro. Menurut Purnomo, program ini dikhususkan bagi para profesio¬nal di bidang energi, seperti in¬dustri listrik, perminyakan, gas, batubara dan energi. “Kalau kita memang bersungguh-sungguh ingin belajar, banyak kesempatan terbuka lebar,” tandas Purnomo. Hal senada juka disampaikan Dekan Sampoerna SBM-ITB, Prof Surna Tjahja Djajadiningrat. Dalam sambutannya, dia menga¬takan tujuan utama dibukanya program ini adalah menciptakan lulusan yang dapat mengelola bis¬nis energi. Termasuk di antaranya penjualan produk-produk energi, manajemen kontrak, manajemen pengiriman barang dan logistik. “Saya harap para lulusan nanti mampu mencapai hasil optimal dan mampu mengembangkan citra perusahaan serta tanggung jawab sosial,” terangnya. Keunggulan program ini adalah menawarkan kurikulum yang unik yaitu, memberikan soft skill dalam bidang moral dan etika, in¬tegritas, perbedaan, tingkah lake baik serta tanggung jawab sosial. Kemampuan ini diberikan un¬tuk seorang pemimpin perusahaan yang tidak hanya ahli dalam memimpin saja, tetapi juga hares ahli mengelola perusahaan yang diikuti soft skill tinggi untuk mencapai tujuan. Program pascasarjana MBA energi ini nantinya akan meng¬gunakan tenaga pengajar nasio¬nal maupun internasional. “Program ini akan menggunakan perspektif internasional dengan sistem pembelajaran mengguna¬kan studi kasus dan diskusi kelompok,” jelas pakar energi yang akrab disapa Naya ini.Kasus-kasus yang digunakan, lanjutnya adalah kasus industri yang terjadi di Indonesia dan luar negeri untuk pembelajaran se¬cara nyata serta situasi industri yang berbeda-beda. “Tujuannya untuk memperbesar days saing di dalam negeri maupun pasar global,” katanya. Program eksekutif MBA yang lebih memfokuskan pada mana¬jemen energi adalah yang pertama kalinya diluncurkan di Indonesia. Kelas pertama untuk Executive MBA in Energy Management tersebut akan dimulai pada Agustus 2007 dengan lama masa kuliah 21 bulan atau setara dengan 37 satuan kredit semester.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.